Yogyakarta, 1–3 September 2026 — Forest Watch Indonesia (FWI) berpartisipasi aktif dalam People’s Conservation Summit (PCS) yang diselenggarakan oleh WGII bersama Pandheka Universitas Gadjah Mada. Forum ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antara agenda iklim, keanekaragaman hayati, dan hak masyarakat adat serta komunitas lokal (MAKL) dalam menghadapi krisis ekologis global. PCS hadir sebagai wadah kolaborasi lintas sektor untuk mengidentifikasi…
Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026 telah mempertemukan kurang lebih 650 peserta yang berasal dari Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal, pemerintah, organisasi masyarakat sipil, media, akademisi, peneliti dan berbagai pihak lainnya dari seluruh Indonesia. Pertemuan ini menghasilkan sebuah deklarasi bertajuk “Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia” yang menjadi manifesto gerakan konservasi berbasis rakyat. Deklarasi dibacakan oleh perwakilan masyarakat adat dan komunitas lokal mewakili…
Indonesia merupakan salah satu negara megabiodiversitas di dunia dengan hutan tropis yang menjadi habitat bagi ribuan spesies endemik sekaligus penyangga ekosistem yang penting. Selain menjaga keseimbangan ekosistem, hutan Indonesia juga berperan dalam mitigasi perubahan iklim melalui fungsi penyerapan dan penyimpanan karbon. Namun, fungsi tersebut terus menghadapi tekanan akibat deforestasi, degradasi hutan, dan alih fungsi lahan. Pengelolaan hutan di Indonesia masih…
Koalisi reset kehutanan. sumber foto: Wildan Al Gifari/Koalisi Reset Kehutanan Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di berbagai wilayah saat ini tersebar di berbagai provinsi dan asapnya semakin mengepung ruang hidup masyarakat. Tidak hanya berdampak kepada manusia, karhutla juga berimbas pada kerusakan ekosistem gambut dan kehidupan satwa liar. Koalisi #ResetKehutanan yang beranggotakan lebih dari 30 organisasi masyarakat sipil di…
Hari Internasional Masyarakat Adat (HIMAS) tahun ini menjadi momentum reflektif untuk mengingatkan Negara atas pekerjaan rumah yang hingga kini tak kunjung selesai; pengesahan Undang-Undang Masyarakat Adat. Tema HIMAS 2026, “Honouring Indigenous Midwives: Protecting Life and Well-being” menegaskan pentingnya mengakui, menghormati, dan melindungi peran Masyarakat Adat sebagai penjaga pengetahuan, praktik, dan sistem kehidupan yang diwariskan secara turun-temurun serta terbukti mampu bertahan…
Bogor, 8 Agustus 2026 – Hutan di Pulau Jawa dan kawasan Nusa Tenggara saat ini berada di ambang krisis ekologis yang mengancam keselamatan jutaan warga. Ironisnya, di tengah krisis tersebut, ruang hidup dan akses masyarakat terhadap kawasan hutan justru semakin sempit dan terhimpit oleh ragam peruntukan sektoral. Merespons kondisi tersebut, Forest Watch Indonesia (FWI) yang bagian dari Koalisi #Reset Kehutanan…
Rezim izin dan konsesi dinilai gagal melindungi hutan, memperdalam konflik agraria, dan memperbesar risiko bencana ekologis Padang, 29 Juni 2026 — Koalisi Regional Sumatera mendesak Pemerintah dan DPR-RI untuk segera mengganti Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan (UU Kehutanan) dengan undang-undang baru yang berpihak pada pemulihan ekosistem, pengakuan hak masyarakat adat dan lokal, serta penyelesaian konflik tenurial. Konsolidasi Regional…
Jakarta, 7 Juni 2026 – Koalisi Reset Kehutanan secara resmi mengirimkan surat tuntutan kepada Pimpinan DPR, Ketua Badan Legislatif DPR, Komisi IV DPR, Panitia Kerja UU Kehutanan, dan Menteri Kehutanan Republik Indonesia (4/06) untuk segera menghentikan proses revisi parsial Undang-Undang Kehutanan. Koalisi menilai pendekatan revisi yang berjalan saat ini bersifat tambal sulam, tidak memenuhi prinsip partisipasi bermakna, cenderung tertutup, dan…
Saat negosiasi Organisasi Maritim Internasional dibuka di London, sejumlah organisasi konservasi menyerukan kepada pemerintah untuk menolak biofuel sebagai jalur dekarbonisasi untuk pelayaran internasional London, 20 April 2026 — Saat para delegasi berkumpul hari ini di markas besar Organisasi Maritim Internasional (International Maritime Organization/IMO) untuk sesi ke-21 dalam Kelompok Kerja Antarsesi tentang Gas Rumah Kaca (Intersessional Working Group on Greenhouse Gases/ISWG-GHG-21),…
Jakarta, 16 April 2026. Koalisi Transisi Bersih (KTB) menilai rencana pemerintah menerapkan program mandatori pencampuran bahan bakar diesel dengan minyak nabati dari sawit sebanyak 50% (B50) berpotensi memicu deforestasi dan kenaikan harga pangan. Alokasi crude palm oil (CPO) untuk bahan bakar diperkirakan meningkat karena rendahnya densitas minyak nabati. Implementasi B50 diperkirakan membutuhkan tambahan bahan baku fatty acid methyl ester (FAME)…
Jakarta, 1 April 2026 — Forest Watch Indonesia (FWI) menyelenggarakan talkshow, pameran foto, dan pemutaran film bertajuk “Hutan Indonesia di Tangan Masyarakat: Alokasi Ruang Adat, Karbon, dan Ekonomi Restoratif untuk Masa Depan Berkelanjutan” pada Selasa (31/3) di Auditorium Perpustakaan Nasional, Jakarta. Kegiatan ini menjadi ruang diseminasi data terbaru kondisi hutan Indonesia periode 2021–2024 sekaligus mendorong strategi perlindungan hutan berbasis masyarakat.…
Indonesia, sebagai salah satu pusat keanekaragaman hayati, memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan iklim global. Tutupan hutan alam, khususnya, merupakan penyimpan cadangan karbon yang signifikan dan juga berperan sebagai habitat esensial bagi ribuan spesies endemik dan terancam punah. Dinamika perubahan tutupan hutan ini menjadi indikator vital bagi kesehatan lingkungan, keberlanjutan fungsi hidrologi, serta stabilitas sosial-ekonomi masyarakat. Meskipun demikian,…

