hutan tanaman energi

Indonesia berkomitmen untuk mengurangi emisi secara nasional. Dalam target ENDC yang disampaikan pada UNFCCC bulan September 2022, nilainya mencapai 32 sampai 43 persen secara agregat nasional pada tahun 2030. Desain Pembangunan Hutan Tanaman Energi Menyebabkan Deforestasi Pada sektor hutan dan penggunaan lahan serta sektor energi menyumbang untuk target yang sangat ambisius, sebanyak 97 persen. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)…

Continue Reading

Anak muda merupakan aspek penting dalam mendukung kerja-kerja sosial dan lingkungan. Anak muda merupakan agen perubahan yang akan memberikan dampak positif yang signifikan apabila peran aktifnya dapat disalurkan melalui berbagai program yang langsung berhubungan dengan masalah sosial dan lingkungan.  Sekolah Kaki Gunung (SKG) adalah sebuah kursus singkat untuk penggerak lokal di masyarakat. SKG diinisiasi oleh Forest Watch Indonesia (FWI), Jaringan…

Continue Reading

Jakarta, 1 April 2026 — Forest Watch Indonesia (FWI) menyelenggarakan talkshow, pameran foto, dan pemutaran film bertajuk “Hutan Indonesia di Tangan Masyarakat: Alokasi Ruang Adat, Karbon, dan Ekonomi Restoratif untuk Masa Depan Berkelanjutan” pada Selasa (31/3) di Auditorium Perpustakaan Nasional, Jakarta. Kegiatan ini menjadi ruang diseminasi data terbaru kondisi hutan Indonesia periode 2021–2024 sekaligus mendorong strategi perlindungan hutan berbasis masyarakat.…

Continue Reading

kehutanan

Indonesia, sebagai salah satu pusat keanekaragaman hayati, memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan iklim global. Tutupan hutan alam, khususnya, merupakan penyimpan cadangan karbon yang signifikan dan juga berperan sebagai habitat esensial bagi ribuan spesies endemik dan terancam punah. Dinamika perubahan tutupan hutan ini menjadi indikator vital bagi kesehatan lingkungan, keberlanjutan fungsi hidrologi, serta stabilitas sosial-ekonomi masyarakat. Meskipun demikian,…

Continue Reading

kepualauan aru

Krisis iklim semakin menjadi perbincangan global dikarenakan gejala dan dampak yang semakin terlihat. Tanpa intervensi mitigasi yang signifikan dan dilakukan segera, dunia diproyeksikan melampaui ambang kenaikan suhu 1,5°C dalam satu dekade mendatang, dengan konsekuensi serius bagi ekosistem dan kehidupan manusia. Paris Agreement yang disepakati pada COP-21 tahun 2015 menjadi tonggak penting kerja sama internasional untuk menahan kenaikan suhu global tetap…

Continue Reading

Loss and Damage merupakan sebuah konsekuensi yang diterima akibat perubahan iklim, melebihi kapasitas dari adaptasi manusia. Terminologi ini pertama kali digunakan pada tahun 1991 dimana Vanuatu dan areal Pulau-pulau kecil lainnya (PPK) mengusulkan sebuah skema yang menyediakan pendanaan kepada negara-negara kepulauan yang terdampak kenaikan muka air laut (WRI, 2025). Isu loss and damage baru masuk secara resmi pada negosiasi iklim…

Continue Reading

Diskusi Publik RUU Masyarakat Adat

Bandung, 25 Februari 2026 — Koalisi Kawal RUU Masyarakat Adat menegaskan kembali urgensi pengesahan Rancangan Undang-Undang Masyarakat Adat (RUU Masyarakat Adat) dalam Diskusi Publik dan Konsolidasi yang diselenggarakan di Universitas Padjadjaran. Kegiatan ini mempertemukan perwakilan komunitas Masyarakat Adat, organisasi masyarakat sipil, akademisi, mahasiswa, media, serta perwakilan legislatif untuk memperkuat dukungan publik dan menyusun langkah strategis percepatan pengesahan RUU Masyarakat Adat…

Continue Reading

dampak kerusakan lingkungan pada daerah sekitar industri nikel

Halmahera Tengah, 21 Februari 2025 – Langkah korporasi tambang nikel PT Zhong Hai Rare Metal Mining Indonesia yang melaporkan 14 warga Desa Sagea dan Desa Kiya, Weda Utara, Halmahera Tengah, kepada Kepolisian Daerah Maluku Utara adalah bentuk nyata dari upaya perusahaan untuk mengkriminalisasi warga yang mempertahankan ruang hidupnya sendiri. Kami memandang jika langkah korporasi ini bukan sekadar proses hukum biasa…

Continue Reading

Konservasi lazimnya sebagai upaya melindungi alam dan ekosistemnya. Namun, di banyak wilayah Indonesia, praktik konservasi justru menjadi sumber konflik, kriminalisasi, dan perampasan ruang hidup masyarakat adat serta komunitas lokal. Revisi UU  Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya (UU Konservasi) melalui UU Nomor 32/2024 nyatanya tidak memperbaiki masalah itu.  Justru mengukuhkan konservasi sebagai alat penguasaan ruang oleh negara. Kesimpulan itu…

Continue Reading

Manajer Data Forest Watch Indonesia (FWI) Ogy Dwi Aulia mengungkapkan bahwa Pulau Sumatra telah mengalami deforestasi mencapai 4,39 juta hektare dengan laju sekitar 292 ribu hektare per tahun. Menurutnya, deforestasi yang terjadi saat ini tidak lagi dominan terjadi di dalam konsesi (pemberian hak atau izin), melainkan banyak berlangsung di luar konsesi alias tak berizin atau ilegal. Hal tersebut disampaikan dalam…

Continue Reading

Rawa tripa

Jakarta, 22 Januari 2026 – Bencana hidrometeorologi di Aceh dan sebagian wilayah Sumatera bagian utara pada penghujung 2025, menjadi penanda bahwa tembok ekologi Indonesia sangat rapuh. Sebuah tembok alami yang menjadi penyeimbang alam untuk melindungi makhluk di dalamnya dari bencana. Di atas kertas, efek domino nyata adanya ketika Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengeluarkan data 2.919 kejadian bencana per November 2025.…

Continue Reading

Sejumlah lembaga pemerhati lingkungan meminta Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menindak tegas serta audit menyeluruh untuk mengungkap praktik pertambangan tanpa izin kehutanan yang dilakukan PT Bhumi Rantau Energi (BRE) dan 35 perusahaan tambang ilegal lainnya di Kalimantan Selatan. Desakan itu muncul usai banjir bandang melanda 4 kabupaten/kota di Kalsel pada Jumat (26/12/2025) malam hingga Minggu (28/12/2025). Catatan Badan…

Continue Reading

Ekonomi restoratif kapuas hulu

Embaloh Hulu, 19 Desember 2025 – Forest Watch Indonesia (FWI) merilis kajian terbaru berjudul “Potret Ekonomi Restoratif di Kapuas Hulu: Masyarakat Adat Sebagai Penjaga Hutan dan Lahan Berkelanjutan” pada sesi kedua rangakain acara seminar dalam Festival Tenun Dayak Iban di Dusun Sadap. Kajian ini menyoroti peran masyarakat adat Dayak Iban di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus…

Continue Reading

Peran kebijakan dalam tata kelola sawit di indonesia

Indonesia telah lama menjadi produsen dan eksportir minyak kelapa sawit terbesar di dunia dengan luas perkebunan mencapai sekitar 16,8 juta hektar dan produksi lebih dari 46 juta ton pada tahun 2022, sektor ini berkontribusi sekitar 4,5% terhadap PDB nasional, serta menghasilkan devisa ekspor rata-rata USD 21-27 miliar per tahun.9 Sebagian besar produksi terpusat di wilayah Sumatera dan Kalimantan, dengan Riau,…

Continue Reading

Dapatkan berita terbaru melalui email

Good Forest Governance Needs Good Forest Information.

Using and sharing site content | RSS / Web Feeds

Photos and graphics © FWI or used with permission. Text available under a Creative Commons licence.

© Copyright 2020 FWI.
All Rights Reserved.

to top