Jakarta, 1 April 2026 — Forest Watch Indonesia (FWI) menyelenggarakan talkshow, pameran foto, dan pemutaran film bertajuk “Hutan Indonesia di Tangan Masyarakat: Alokasi Ruang Adat, Karbon, dan Ekonomi Restoratif untuk Masa Depan Berkelanjutan” pada Selasa (31/3) di Auditorium Perpustakaan Nasional, Jakarta. Kegiatan ini menjadi ruang diseminasi data terbaru kondisi hutan Indonesia periode 2021–2024 sekaligus mendorong strategi perlindungan hutan berbasis masyarakat.…
Indonesia, sebagai salah satu pusat keanekaragaman hayati, memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan iklim global. Tutupan hutan alam, khususnya, merupakan penyimpan cadangan karbon yang signifikan dan juga berperan sebagai habitat esensial bagi ribuan spesies endemik dan terancam punah. Dinamika perubahan tutupan hutan ini menjadi indikator vital bagi kesehatan lingkungan, keberlanjutan fungsi hidrologi, serta stabilitas sosial-ekonomi masyarakat. Meskipun demikian,…
Krisis iklim semakin menjadi perbincangan global dikarenakan gejala dan dampak yang semakin terlihat. Tanpa intervensi mitigasi yang signifikan dan dilakukan segera, dunia diproyeksikan melampaui ambang kenaikan suhu 1,5°C dalam satu dekade mendatang, dengan konsekuensi serius bagi ekosistem dan kehidupan manusia. Paris Agreement yang disepakati pada COP-21 tahun 2015 menjadi tonggak penting kerja sama internasional untuk menahan kenaikan suhu global tetap…
Loss and Damage merupakan sebuah konsekuensi yang diterima akibat perubahan iklim, melebihi kapasitas dari adaptasi manusia. Terminologi ini pertama kali digunakan pada tahun 1991 dimana Vanuatu dan areal Pulau-pulau kecil lainnya (PPK) mengusulkan sebuah skema yang menyediakan pendanaan kepada negara-negara kepulauan yang terdampak kenaikan muka air laut (WRI, 2025). Isu loss and damage baru masuk secara resmi pada negosiasi iklim…
Bandung, 25 Februari 2026 — Koalisi Kawal RUU Masyarakat Adat menegaskan kembali urgensi pengesahan Rancangan Undang-Undang Masyarakat Adat (RUU Masyarakat Adat) dalam Diskusi Publik dan Konsolidasi yang diselenggarakan di Universitas Padjadjaran. Kegiatan ini mempertemukan perwakilan komunitas Masyarakat Adat, organisasi masyarakat sipil, akademisi, mahasiswa, media, serta perwakilan legislatif untuk memperkuat dukungan publik dan menyusun langkah strategis percepatan pengesahan RUU Masyarakat Adat…
Halmahera Tengah, 21 Februari 2025 – Langkah korporasi tambang nikel PT Zhong Hai Rare Metal Mining Indonesia yang melaporkan 14 warga Desa Sagea dan Desa Kiya, Weda Utara, Halmahera Tengah, kepada Kepolisian Daerah Maluku Utara adalah bentuk nyata dari upaya perusahaan untuk mengkriminalisasi warga yang mempertahankan ruang hidupnya sendiri. Kami memandang jika langkah korporasi ini bukan sekadar proses hukum biasa…
Jakarta, 22 Januari 2026 – Bencana hidrometeorologi di Aceh dan sebagian wilayah Sumatera bagian utara pada penghujung 2025, menjadi penanda bahwa tembok ekologi Indonesia sangat rapuh. Sebuah tembok alami yang menjadi penyeimbang alam untuk melindungi makhluk di dalamnya dari bencana. Di atas kertas, efek domino nyata adanya ketika Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengeluarkan data 2.919 kejadian bencana per November 2025.…
Embaloh Hulu, 19 Desember 2025 – Forest Watch Indonesia (FWI) merilis kajian terbaru berjudul “Potret Ekonomi Restoratif di Kapuas Hulu: Masyarakat Adat Sebagai Penjaga Hutan dan Lahan Berkelanjutan” pada sesi kedua rangakain acara seminar dalam Festival Tenun Dayak Iban di Dusun Sadap. Kajian ini menyoroti peran masyarakat adat Dayak Iban di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus…
Indonesia telah lama menjadi produsen dan eksportir minyak kelapa sawit terbesar di dunia dengan luas perkebunan mencapai sekitar 16,8 juta hektar dan produksi lebih dari 46 juta ton pada tahun 2022, sektor ini berkontribusi sekitar 4,5% terhadap PDB nasional, serta menghasilkan devisa ekspor rata-rata USD 21-27 miliar per tahun.9 Sebagian besar produksi terpusat di wilayah Sumatera dan Kalimantan, dengan Riau,…
Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman hayati tertinggi di dunia, tetapi kondisi Kawasan konservasi masih menghadapi tekanan serius. Kerusakan habitat, lemahnya tata kelola, dan dominasi kepentingan ekonomi membuat kawasan bernilai ekologis tinggi semakin rentan. Data Forest Watch Indonesia (2025) menunjukkan bahwa terdapat kerusakan hutan yang terjadi dalam skala besar pada periode tahun 2017–2024. Tekanan perambahan, ekspansi industry ekstraktif,…
Pada tahun 2024, hutan alam mendominasi tutupan lahan di Kalimantan Barat dengan luasan sekitar 5,7 juta hektare (38,81% dari total wilayah provinsi). Selanjutnya, Perkebunan sawit memiliki proporsi yang signifikan pada tahun tersebut, mencapai 4,8 juta hectare atau sekitar 32,84% dari total wilayah provinsi. Selain itu, lahan pertanian memiliki luasan yang relatif besar dengan luas sekitar 1,5 juta hektare (10,55% dari…
Kisah Penolakan Masyarakat Adat Ketemanggunan Tamambaloh Ketemanggungan Tamambaloh terletak di Kecamatan Embaloh Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Wilayah ini terdiri dari 6 desa: Ulak Pauk, Saujung Giling Manik, Benua Ujung, Benua Martinus, Pulau Manak, dan Tamao. Sebagian besar wilayahnya masih tertutup hutan alam seluas 32 ribu hektare atau 55% dari total luas wilayah ketemanggungan dengan bentang lanskap yang didominasi…

