Kalimantan Timur termasuk salah satu provinsi yang menyimpan sumber daya hutan dan keanekaragaman flora fauna termasuk keanekaragaman hayati laut. Teluk Balikpapan merupakan salah satu seascape penting di Provinsi Kalimantan Timur. Secara ekologi Teluk Balikpapan memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi karena menjadi muara dari beberapa sungai dari 3 Kabupaten/Kota, yaitu Kabupaten Penajam Paser Utara, Kabupaten Kutai Kartanegara, dan Kota Balikpapan yang masih menyimpan kekayaan ekosistem mangrove.

Teluk Balikpapan menjadi habitat tetap bagi beberapa spesies satwa dilindungi (Permen LHK NOMOR P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018) seperti Bekantan (Nasalis Larvatus), Pesut Pesisir (Orcaella brevirostris), dan Dugong (Dugong dugon) . Beberapa spesies satwa penting lainnya seperti Penyu Hijau (Chelonia mydas) dan Buaya (Crocodilus sp.) menjadikan Teluk Balikpapan sebagai area mencari makan (feeding ground). Bahkan Teluk Balikpapan telah ditetapkan sebagai bagian dari territorial IKN baru dimana lingkungan menjadi isu utama pembangunan (lihat hasil rekomendasi KLHS). Dan kami dari Masyarakat Sipil telah menyusun rekomendasi secara pasal per-pasal dengan spesifik lokasi di Teluk Balikpapan karena dalam Ranperda terakhir yang kami terima ada banyak kelemahan di sisi lingkungan. Yuk kita simak mengenai rekomendasi yang diusulkan oleh Koalisi Masyarakat Sipil.

Selengkapnya Silahkan Download File di Bawah ini

Rekomendasi Masyarakat Sipil Untuk Teluk Balikpapan
Size: 617 kb
Published: September 16, 2020

Add Comment

Dapatkan berita terbaru melalui email

Good Forest Governance Needs Good Forest Information.
Using and sharing site content | RSS / Web Feeds

Photos and graphics © FWI or used with permission. Text available under a Creative Commons licence.

© Copyright 2020 FWI.
All Rights Reserved.

to top