Hutan di pulau-pulau kecil memang tidak menyumbang banyak dalam jumlah luasan hutan alam di Indonesia. Namun keberadaan hutan di pulau-pulau kecil tidak kalah penting dalam menjaga kedaulatan bangsa Indonesia sebagai negara kepulauan. Keberadaan hutan alam di pulau-pulau kecil juga sangat berguna dalam berbagai aspek, antara lain:

1. Menjaga Sistem Tata Air
Peranan hutan penting dalam menjaga sistem tata air di suatu wilayah. Keberadaan hutan alam di pulau-pulau kecil sangat diperlukan jika dikaitkan dengan daerah tangkapan air dalam wilayah tersebut. Daerah tangkapan air yang tidak luas membutuhkan peranan hutan dalam menangkap keterbatasan air yang ada di pulau-pulau kecil. Risiko ancaman hilangnya sumber air akibat rusaknya hutan di pulaupulau kecil jelas lebih tinggi jika dibandingkan dengan wilayah yang relatif memiliki daratan lebih luas.

Masyarakat yang tinggal di pulau-pulau kecil sebagian besar adalah masyarakat pesisir yang bergantung pada sumberdaya alam laut dan pesisir.

2. Mencegah Intrusi Air Laut
Intrusi air laut merupakan salah satu ancaman besar terhadap kualitas air tawar yang selama ini menghidupi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir dan pulaupulau kecil. Keberadaan hutan alam dan mangrove di pulau-pulau kecil merupakan suatu ekosistem penting yang mampu menahan laju intrusi air laut. Hutan alam di pulau kecil mampu menjaga ketersediaan air bawah tanah bahkan pada musim kemarau. Air bawah tanah yang terjaga akibat hutan di pulau kecil mampu menekan air laut agar tidak masuk ke daratan di pulau kecil.

3. Menjaga Sumber Ekonomi
Masyarakat Keberadaan hutan di pulau kecil merupakan suatu ekosistem penting yang dapat menjaga dan meningkatkan sumber ekonomi masyarakat. Masyarakat yang tinggal di pulau-pulau kecil sebagian besar adalah masyarakat pesisir yang bergantung pada sumberdaya alam laut dan pesisir. Banyak orang yang tidak menyadari bahwa kelestarian wilayah pesisir dan laut juga erat kaitannya dengan kondisi hutan yang terdapat di daratan suatu pulau. Berbeda halnya dengan pulau besar, kerusakan hutan di pulau kecil secara langsung memberikan dampak terhadap kondisi lingkungan di pesisir dan lautan sekitarnya. Rusaknya hutan di pulau kecil akan membuat tingkat erosi semakin tinggi dan merusak ekosistem terumbu karang.

4. Mitigasi Bencana
Pulau-pulau kecil merupakan salah satu wilayah yang rentan akan bencana alam. Bahkan pulau kecil yang terpisah dari daratan utama (main Islands) akan sangat merasakan ancaman tersebut. Salah satu bencana yang jelas mengancam kehidupan di pulau kecil ialah ancaman tsunami. Ancaman ini terasa besar untuk pulau yang berlokasi di wilayahwilayah laut lepas dan lokasi pertemuan lempengan bumi. Keberadaan hutan alam khususnya ekosistem mangrove merupakan benteng alami yang mampu melindungi kehidupan masyarakat dari ancaman bencana tersebut. Selain ekosistem mangrove, hutan alam yang ada di pulau-pulau kecil juga sangat berperan penting untuk menahan terpaan angin dan badai di lautan, terlebih pulau kecil yang berada pada gugus kepulauan dan laut lepas.

5. Menjaga Sistem Ekologi Pulau
Reforestasi hutan di pulau kecil akan jauh lebih sulit jika dibandingkan dengan reforestasi hutan di pulau besar. Hutan alam di pulau kecil merupakan suatu ekosistem yang perkembangannya sangat lambat akibat pengaruh air laut dan kadar garam yang menghambat evaporasi dan transpirasi tumbuhan. Bahkan banyak dari pulau-pulau kecil yang terbentuk akibat adanya angkatan batuan karst, sehingga akan sangat membutuhkan waktu yang lama untuk mengembalikan kembali keseimbangan ekosistem di pulaupulau kecil. Keanekaragaman hayati di pulau kecil relatif lebih sedikit jika dibandingkan dengan pulau besar.

Namun tingkat endemisitas di wilayah pulau-pulau kecil jauh lebih tinggi. Hal tersebut dikarenakan pulau kecil merupakan suatu ekosistem yang terfragmentasi dari daratan utama dalam segi biodiversity. Pulau-pulau kecil memiliki hubungan yang erat antara pulau satu dengan lainnya, khususnya diwilayah kepulauan. Rusaknya ekosistem disalah satu pulau akan berdampak terhadap pulau lainnya. Salah satu contohnya ialah pulau yang di reklamasi atau di keruk daratannya yang akan berdampak terhadap arah aliran arus air laut di wilayah tersebut.

Selain itu rusaknya ekosistem laut disekitar salahsatu pulaujuga akan berpengaruh terhadap ketersedian sumberdaya laut di pulau-pulau lain (salah satu contohnya ikan laut). Pulau-pulau kecil juga banyak digunakan oleh burungburung migran sebagai tempat persinggahan. Rusaknya hutan di pulau kecil akan mempengaruhi jalur migrasi burung-burung migran yang selama ini singgah di pulau tersebut.

Add Comment

Dapatkan berita terbaru melalui email

Good Forest Governance Needs Good Forest Information.

Using and sharing site content | RSS / Web Feeds

Photos and graphics © FWI or used with permission. Text available under a Creative Commons licence.

© Copyright 2020 FWI.
All Rights Reserved.

to top