Penutup

Pemerintah Indonesia perlu melakukan konsolidasi terhadap problem struktural dalam negeri untuk menghasilkan usulan konkrit upaya penanganan terhadap dampak perubahan iklim secara nasional baik dilevel mitigasi maupun adaptasi. Trend meningkatnya kerusakan lingkungan hidup dan meningkatnya bencana yang terjadi akibat perubahan iklim perlu dilihat secara struktural dan menjadi landasan bagi upaya domestik Indonesia dalam menghadapi perubahan iklim. Kami menduga bahwa hal ini adalah pekerjaan rumah pemerintah yang hingga kini gagal dituntaskan.

Dalam diskusi public yang dilakukan KLHK pada 12 Agustus 2015, pemerintah mengungkapkan bahwa di titik ini yang penting adalah pemenuhan prinsip-prinsip dan bukan soal benar salah. Pernyataan ini tampak jelas dalam draf INDCs yang disirkulasikan. Akurasi merupakan aspek yang dianggap remeh. Sayangnya, hal ini dapat berarti banyak, salah satunya ketidakseriusan pemerintah dalam menjadikan INDCs ini sebagai sebuah dokumen yang menjadi panduan negara dalam mengupayakan pencegahan dan penanganan perubahan iklim di tingkat nasional. Selain itu, kami juga tidak dapat melihat langkah-langkah (trajectory) yang jelas yang akan dilakukan oleh pemerintah untuk mencapai target pengurangan emisi. Karenya, bunyi “disclaimer” juga tidaklah mengejutkan mengingat pemerintah terbiasa untuk membuka celah ketidakpastian dalam setiap komitmennya, seperti baseline komitmen 26-41% yang tak pernah terjawab.

INDCs seharusnya merupakan komitmen yang dinyatakan secara tegas, mudah dipahami publik, dan menuju pada hasil akhir yang memadai untuk mencegah dampak perubahan iklim. Berikut ini adalah contoh usulan kami atas format INDCs yang seharusnya dinyatakan Pemerintah dalam dokumen INDCs saat ini.

Kondisi Pemungkin
kondisi_pemungkin

Pengurangan Emisi
kurang_emisi

Memang benar bahwa INDCs bukanlah tujuan, melainkan hanya sebuah permulaan untu menuju komitmen yang terpelihara serta terus maju. Meski demikian, perjanjian 2015 yang didasarkan pada berbagai komitmen negara yang kuat merupakan sebuah langkah awal yang dapat membangun ambisi lebih tinggi lagi, di mana seluruh dunia berkomitmen untuk menahan laju perubahan iklim secara lebih agresif hingga sampai pada berhentinya segala aktivitas yang mengarah pada pelepasan emisi. Bagaimanapun, pencegahan dan penanganan perubahan iklim merupakan investasi jangka panjang yang penting sebuah bangsa yang menghendaki melindungi Warga Negara Indonesia, mendorong pembangunan daerah dan pedesaan, meningkatkan kualitas hidup bagi semua warga negara, serta meningkatkan produktivitas dan daya saing global. Tanpa itu, upaya pembangunan masa kini sia-sia. Gencarnya pengadaan infrastruktur di berbagai daerah menjadi sia-sia karena komoditi yang bahkan tak bisa tumbuh. Oleh karenanya, INDCs perlu menunjukkan keseriusan lebih sebab ia akan menjadi dokumen sejarah yang menunjukkan sejauh mana generasi saat ini bersikap adil terhadap generasi mendatang.

Koalisi untuk Penyelamatan Hutan Indonesia dan iklim Global
©2015

Add Comment

Dapatkan berita terbaru melalui email

Good Forest Governance Needs Good Forest Information.

Using and sharing site content | RSS / Web Feeds

Photos and graphics © FWI or used with permission. Text available under a Creative Commons licence.

© Copyright 2020 FWI.
All Rights Reserved.

to top