Intip Hutan April 2003

Pada akhir tahun 1960-an, kebijakan yang ditetapkan untuk memperkuat sektor perekonomian adalah dengan mengambil langkah cepat yakni membangun dan menciptakan kerangka kerja legal yang memungkinkan perusahaan swasta untuk memanen dan mengeskpor kayu. Sumatera dan Kalimantan adalah target pertama dalam eksploitasi hutan karena keduanya mempunyai persediaan spesies pohon bernilai ekonomis tinggi yang terbanyak dan letaknya dekat dengan pasar Asia.

Berpedoman pada UU Kehutanan tahun 1967 yang memberikan dasar hukum pemberian hak pemanenan kayu, maka berdirilah perusahaan HPH yang mempunyai hak untuk mengelola hutan selama 20 tahun tak lama setelah peraturan tersebut diundangkan. Pada kurun waktu 1969-1974 tercatat dalam satu propinsi saja yaitu Kalimantan Timur memiliki 11 juta ha konsesi HPH.

Untuh tulisan selengkapnya: Dibalik Rusaknya Hutan Indonesia

Add Comment

Dapatkan berita terbaru melalui email

Good Forest Governance Needs Good Forest Information.
Using and sharing site content | RSS / Web Feeds

Photos and graphics © FWI or used with permission. Text available under a Creative Commons licence.

© Copyright 2020 FWI.
All Rights Reserved.

to top