Intip Hutan April 2003 Pada akhir tahun 1960-an, kebijakan yang ditetapkan untuk memperkuat sektor perekonomian adalah dengan mengambil langkah cepat yakni membangun dan menciptakan kerangka kerja legal yang memungkinkan perusahaan swasta untuk memanen dan mengeskpor kayu. Sumatera dan Kalimantan adalah target pertama dalam eksploitasi hutan karena keduanya mempunyai persediaan spesies pohon bernilai ekonomis tinggi yang terbanyak dan letaknya dekat dengan…

Continue Reading

Kisah Seputar Hutan Jawa Hanya Seratus Ribu Saja (Cerita dari Raja Ampat Papua Kopermas di Papua – Membina Dalam Kekaburan Peraturan Ramin oh Ramin Lembaga Penilai Independen (berkas tidak ada) Pemetaan Penutup Lahan Papua

Continue Reading

Intip Hutan Maret 2003 Luas penutupan hutan di Indonesia mengalami perubahan yang sangat cepat seiring dengan gencarnya eksploitasi sumberdaya alam guna menunjang pembangunan nasional. Tak heran bila saat ini luas penutup hutan menjadi semakin berkurang jumlahnya dibandingkan dua dekade sebelumnya. Laju perubahan ini diakibatkan oleh beberapa faktor antara lain pertambahan penduduk dan penggunaan lahan untuk pemukiman, pertambangan, pertanian dan lahan…

Continue Reading

Intip Hutan Maret 2003 Ramin (Gonystylus spp.) adalah salah satu jenis pohon yang tumbuh di hutan alam rawa. Di Indonesia, saat ini jenis kayu Ramin hanya dapat dijumpai di kawasan hutan rawa pulau Sumatera. Kepulauan selat Karimata, dan Kalimantan. Di Pulau Sumatera, jenis kayu ramin dijumpai di kawasan sebelah timur mulai dari Riau hingga Sumatera Selatan. Di pulau Kalimantan, kayu…

Continue Reading

Intip Hutan Maret 2003 Koperasi Peran Serta Masyarakat Adat (KOPERMAS) – Papua, merupakan wadah ekonomi rakyat yang cocok untuk menjadi pilar ekonomi masyarakat asli Papua karena Kopermas ini mempunyai spesifikasi sesuai dengan karakteristik adat Papua dengan yang berbasis Hak Adat, dan beranggotakan masyarakat adat pula. Pada hakekatnya Kopermas adalah merupakan badan usaha Koperasi yang dibentuk berdasarkan kebutuhan masyarakat adat yang…

Continue Reading

Intip Hutan Maret 2003 Ada saatnya ketika VOC mengira bahwa pertambangan kayu model tebang tanpa henti akan dapat terus menyuplai kebutuhan kayu mereka; seberapapun yang mereka perlukan. Sampai akhirnya VOC bubar dan pemerintah Belanda menyatakan perlunya pembenahan hutan jati di Jawa dengan metode yang lebih ‘berpikir panjang’. Tentunya, ada pula masanya ketika sistem pengelolaan hutan abad ke 19 itu dianggap…

Continue Reading

Intip Hutan Maret 2003 Hutan Jawa seringkali luput dari pembicaraan ketika orang orang ramai membicarakan hutan Indonesia. Setidaknya ada tiga penyebabnya. Pertama, mungkin karena hutan Jawa, dibandingkan hutan di pulau besar lain, tidaklah luas. Sebab kedua, barangkali, karena sebagian besar hutan Jawa tidak bisa dianggap hutan karena wujudnya yang lebih mirip kebun kayu homogen. Bisa disamakan dengan hutan tanaman, dan…

Continue Reading

Dapatkan berita terbaru melalui email

Good Forest Governance Needs Good Forest Information.
Using and sharing site content | RSS / Web Feeds

Photos and graphics © FWI or used with permission. Text available under a Creative Commons licence.

© Copyright 2020 FWI.
All Rights Reserved.

to top