Membangun Ekonomi Masyarakat Adat Kepulauan Aru Berbasiskan Sumber Daya Alam Di Pulau-Pulau Kecil

FOCUS GROUP DISCUSSION Sebagai Negara kepulauan terbesar, keberadaan Pulau-Pulau Kecil mempunyai nilai penting di wilayah Indonesia, secara ekologi, ekonomi, bahkan mampu menjadi pertaruhan kedaulatan bangsa. Terpisah dengan pulau besar (main islands) mencirikan bahwasanya pulau-pulau kecil sebagai sistem mandiri dan soliter, yang terbatas pada ketersediaan air tawar, tanah, vegetasi, satwa, termasuk sumber pangan dan papan yang dimiliki. Sifat-sifat tersebut membuat pulaupulau kecil rentan tenggelam dan hilang meskipun dengan sedikit intervensi perubahan biofisik, seperti adanya aktivitas pertambangan dan eksploitasi hutan alam. Seharusnya landasan pemikiran tersebut membedakan pengelolaan daerah pulau-pulau kecil dibandingkan dengan pulau besar. Lemahnya kapasitas kelembagaan dan regulasi pemanfaatan yang belum jelas merupakan salah satu penyebab banyaknya pulau-pulau kecil di Indonesia … Continue reading →

Lindungi Pulau-Pulau Kecil, Menyelamatkan Sejarah Nenek Moyangku Seorang Pelaut

“nenek moyangku seorang pelaut, gemar mengarung luas samudra menerjang ombak tiada takut, menempuh badai sudah biasa” Sepenggal bait lagu tersebut telah akrab ditelinga kita. Hampir seluruh anak Indonesia dapat menyanyikannya dengan lancar. Bunyi dari lirik per lirik mencerminkan bahwa Nenek Moyang kita (Bangsa Indonesia) adalah seorang pelaut yang gagah, pemberani, tak pernah gentar mengarungi ganasnya samudera. Sejak jaman dahulu hingga sekarang, cerita nenek moyangku seorang pelaut tidak pernah terganti. Nenek moyang kita terkenal sebagai bangsa bahari karena membangun diri dengan berpijak dan berkiblat pada kehidupan pulau dan laut. Kala itu, mereka selalu memanfaatkan pulau-pulau kecil yang ada di Nusantara untuk beristirahat, berteduh dan berlindung dari terpaan badai ketika pengarungan di … Continue reading →