MUARA LAMBAKAN “Bertahan di Tengah Kepungan Konsesi”

“Kalau tanah bisa diuangkan nanti, banyak orang kampung yang tidak ada tanah”. Demikian pernyataan Aji Galeng, Raja kerajaan di Muara Lambakan Secara administratif, Desa Muara Lambakan berada dalam wilayah Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur. Sebelah utara desa berbatasan dengan Desa Tanjung Soke dan Desa Gerengung. Sebelah selatan berbatasan dengan Desa Pinang Jatus. Sebelah timur dengan Desa Muara Toyu dan Desa Perkuwen. Sebelah barat dengan Desa Kepala Telake dan Kampong Muluy. Kelima desa yang berada di perbatasan selatan, timur dan barat Desa Muara Lambakan ini masuk dalam wilayah kecamatan Longkali. Sedangkan desa yang ada di batas utara masuk dalam wilayah Kecamatan Bongan. Secara keseluruhan, Desa Muara Lambakan memiki … Continue reading →

Konferensi Pers “Mendesak ATR/BPN Patuh Terhadap UU KIP”

KONFRENSI PERS Kenapa ATR/BPN menutupi info tentang kebun sawit? Konflik agraria antara masyarakat dan perusahaan perkebunan sawit, melimpah. Tapi, kenapa Kementerian Agraria & Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tidak mau membuka dokumen Konsesi HGU perkebunan sawit? Forest Watch Indonesia (FWI) mengundang rekan-rekan media untuk menghadiri acara Konferensi Pers dengan tema “Mendesak ATR/BPN Patuh Terhadap UU KIP”. Karena sampai saat ini, akses FWI terhadap dokumen HGU perkebunan kelapa sawit masih dihambat oleh Kementerian Agraria & Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), melalui pengajuan kasasi di Mahkamah Agung (MA). Padahal berdasarkan UU KIP, dokumen yang dimohonkan oleh FWI termasuk kategori informasi publik. Konferensi Pers ini akan diselenggarakan pada: Hari, Tanggal : Kamis­, 23 … Continue reading →

Pengurus Perkumpulan FWI 2015-2018

Rekan-rekan Anggota FWI dan pemerhati lingkungan yang baik,… Puji syukur atas berkat dan bimbingan-Nya, FWI (Forest Watch Indonesia) telah melalui penyelengaraan Pertemuan Anggota FWI dengan lancar tanpa ada kendala yang berarti. Tentu saja pertemuan kemarin menjadi langkah awal bagi kita semua untuk menjawab tantangan sebagai bagian dari upaya kita untuk memperbaikan tata kelola hutan di Indonesia yang dimulai dengan memastikan sistem pengelolaan data informasi kehutanan yang terbuka dan akuntabel. Sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi di organisasi ini, maka pertemuan anggota pada Selasa (16 Juni 2015) telah merumuskan dan menetapkan beberapa keputusan strategis dalam rangka keberlanjutan organisasi, baik itu yang terkait keanggotaan, agenda-agenda strategis maupun terkait dengan kepemimpinan organisasi ini. Berikut … Continue reading →

Kompilasi Permenhut Terkait SVLK

JPIK | Peraturan Menteri Kehutanan (Permenhut) No. 38 Tahun 2009 yang mengatur soal Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) merupakan sebuah upaya yang dilakukan multipihak untuk memperbaiki sistem dan tata kelola kehutanan di Indonesia. Dalam sistem ini mencoba untuk melakukan Penilaian Kinerja – Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (PK-PHPL) dan Verifikasi Legalitas Kayu (VLK). Untuk mendownload peraturan tersebut, klik disini: Kompilasi Permenhut P.38 Tahun 2009 dan perubahannya (SVLK)

Menata Batu, Berguru pada Leuweung Ciptagelar

Beberapa bulan yang lalu tersambunglah komunikasi antara Kasepuhan Ciptagelar -sebuah wewengkon adat di Banten Kidul- dan FWI. Intinya, Ciptagelar ingin menyelesaikan proses pendokumentasian wilayah kelola kasepuhan, dan FWI diminta terlibat. Meskipun FWI memiliki personel dengan kemampuan teknis pemetaan, tetapi untuk mendampingi proses pemetaan yang partisipatif dirasakan belum cukup pengalaman. Untuk melengkapinya, FWI meminta dukungan Jaringan Kerja Pemetaan Partisipatif. Harapannya FWI juga bisa turut belajar dalam proses-proses mendampingi pemetaan partisipatif. Sesuai pembicaraan sebelumnya, pertengahan September, 4 orang FWI dan 1 orang JKPP berangkat ke Ciptagelar, menindaklanjuti pembicaraan dan memulai proses pendokumentasian wilayah kelola kasepuhan. Sebenarnya masih banyak kesibukan di Ciptagelar, karena setelah Seren Taun biasanya merupakan waktu bagi warga untuk menyelenggarakan … Continue reading →