Teknologi Terbaru Wahana Tanpa Awak (Drones)

Intip Hutan Edisi Desember 2015

Banyaknya kejahatan hutan yang terjadi seperti pembalakan liar (illegal logging) sejak puluhan tahun lalu mengakibatkan deforestasi yang cukup menghawatirkan di Indonesia. Belum lagi kejadian seperti kebakaran hutan yang baru-baru ini terjadi di lahan gambut Kalimantan dan Sumatera. Kejadian ini merupakan kejadian penting bagi para pegiat lingkungan untuk dapat memanfaatkan teknologi WTA (Wahana Tanpa Awak) dalam memantau hutan. FWI kedepannya, dengan adanya WTA ini dapat melakukan analysis tutupan hutan dan pemantauan kejahatan hutan.

Di zaman teknologi yang sudah canggih, banyak orang-orang kreatif yang menciptakan alat – alat yang bermanfaat. Salah satunya wahana tanpa awak atau yang biasa kita kenal dengan nama Drones. Sekarang sudah banyak yang menggunakan WTA untuk memantau hutan, salah satunya adalah NGO atau LSM yang bekerja di bidang kehutanan. Alat tersebut kedepannya di gunakan untuk membantu kerja – kerja LSM dalam melakukan pemetaan, tata kelola kehutanan dan penegakan hukum di bidang kehutanan.

FWI bersama dengan beberapa lembaga di berbagai daerah yang bekerja di bidang kehutanan, memiliki kebutuhan yang berbeda terhadap fungsi dari drone itu sendiri. Berdasarkan kebutuhan masing – masing lembaga, contohnya seperti FWI, drone digunakan untuk mendapatkan rekaman kondisi hutan terkini.

Dalam penggunaan WTA tersebut, kita di tuntut untuk menguasai dasar – dasar dalam penggunaan WTA, menerbangkan WTA, sampai analysis data. Selain itu, pengetahuan di bidang mekanik juga perlu dikuasai, karena di setiap kali melakukan penerbangan peran seorang mekanik sangat di butuhkan. Selain peran pilot dan mekanik, ada pula peran Ground Check Sistem (GCS) seorang GCS bertugas memantau kondisi lokasi pada saat melakukan penerbangan. Pada saat inilah peran pilot dan GCS di butuhkan.

Selain itu kita juga diharapkan untuk menguasai software – software pendukung pada saat menerbangkan WTA, salah satunya software Mission Planner. GCS yang mengendalikan WTA untuk menaikan ketinggian atau menambah kecepatan dengan jarak jauh, dalam penggunaanya, software ini biasanya digunakan untuk pemetaan dengan mengambil gambar dari atas udara sesuai dengan misi penerbangan yang sudah ditentukan.

Alat tersebut sebenarnya merupakan alat bantu untuk mepermudah melakukan kerja – kerja lapangan seperti pemantauan, pemetaan, dan seperti diketahui pada saat ketika kita berada di lapangan melakukan survei atau investigasi terkadang mengalami kendala seperti dilarangnya memasuki kawasan perusahaan atau medan yang tidak dapat di jangkau.

Data hasil survei lapangan dengan menggunakan drones nantinya akan di olah menjadi data dengan beberapa proses yang harus di lakukan dengan software pendukung lainnya, data tersebut kemudian akan di analisys dan di olah sehingga menghasilkan sebuah output.

'' ) ); ?>


Download File

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>