Status Pengelolaan Pulau-Pulau Kecil di Nusa Tenggara Barat : Sudah Efektifkah Terkelola?

Kabupaten Sumbawa Barat
Intip_hutan_sep-des_2015_Artikel8_gmb3Kabupaten Sumbawa Barat memiliki 8 pulau-pulau kecil yang menjadi gerbang selamat datang yaitu, gugusan Gili Balu .. Gili Balu merupakan KKPD dibawah pengelolaan Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan Kabupaten Sumbawa Barat (DKPP KSB). Pulau Kenawa merupakan salah satu pulau kecil yang menjadi destinasi wisata paling diminati di antara 7 pulau lainnya.

Secara administrasi Gili Balu terletak di Desa Poto Tano Kecamatan Poto Tano. Luas kawasan konservasi 6005,2 hektar meliputi daratan dan perairannya. Oleh karena itu Gili Balu berbeda dengan kawasan konservasi lainnya dengan mengacu pada Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 17 tahun 2008 dengan nomenklatur kawasan konservasi berupa Taman Pulau Kecil Gili balu (TPK Gili Balu). Empat pulau berstatus kawasan hutan yaitu, Pulau Paserang, Pulau Belang, Pulau Kenawa, dan Pulau Namo.

Secara keseluruhan TPK Gili Balu sudah memiliki Rencana Pengelolaan dan Zonasi (RPZ) yang berjangka waktu 30 tahun dan peninjauan setiap 5 tahun. Namun sistem zonasi yang ada hanya mengakomodir wilayah perairannya tanpa daratan pulau. Bagi 4 pulau yang berstatus kawasan hutan harus dilengkapi dokumen tersendiri yang disebut Rencana Pengelolaan (RP) walaupun RPZ kawasan konservasi TPK Gili Balu sudah ada.

Saat ini TPK Gili Balu menurut tingkat efektivitasnya berada pada level merah. Upaya yang telah dilakukan dengan melakukan survei ekologi, menyusun dokumen Rencana Pengelolaan dan Zonasi, serta sosialisasi kawasan konservasi. Efektivitas pengelolaan TPK Gili Balu dapat meningkat jika membentuk organisasi unit pengelola kawasan, pengadaan sarana dan prasarana pendukung pengelolaan, dan dukungan pembiayaan pengelolaan. Artinya saat ini TPK Gili Balu belum memiliki organisasi pengelola yang secara khusus mengurus kawasan konservasi. Tanpa adanya dukungan sarana dan prasarana pengelola serta dukungan pembiayaan maka organisasi pengelola tidak bisa bekerja secara efektif.

Selain TPK Gili Balu, Kabupaten Sumbawa Barat memiliki pesona pulau-pulau kecil lainnya yaitu, Pulau Satu, Dua Ode, Dua Rea, Sarang, Puyung, Baban, dan Pulau Rantung. Pulau-pulau tersebut dibawah pengelolaan DKPP KSB. Secara efektivitas pengelolaan, pulau-pulau tersebut berstatus non kawasan (baik hutan maupun pulau-pulau kecil) dengan tanpa Rencana Pengelolaan dan Zonasi, Unit Organisasi Pengelola, dan sistem pembiayaan pengeolaan. Artinya pulau-pulau kecil yang berstatus non kawasan jauh dari sistem pengelolaan yang efektif.



Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>