Penghitungan Potensi Karbon di Kawasan Hutan Pengeloaan oleh Masyarakat secara Lestari dan Berkelanjutan

PENGHITUNGAN BIOMASSA & POTENSI KARBON

Studi Kasus :
Kawasan Kelola SHK Lestari di Tahura Wan Abburrachman dan Kawasan Kelola Masyarakat di Pekandangan, Way Seputih, Propinsi Lampung

Hasil penghitungan karbon yang dilakukan pada kedua lokasi menggunakan 2 pendekatan, yaitu pendekatan berdasarkan rata-rata kandungan karbon pada tiap kelas penutupan lahan dengan luas masing-masing kelas penutupan lahan. Pendekatan kedua yang digunakan untuk menghitung nilai karbon adalah korelasi antara biomassa dengan NDVI.

Apabila hasil keduanya dibandingkan ternyata menunjukkan perbedaan nilai yang besar. Pendekatan yang berdasarkan rata-rata kandungan karbon pada tiap kelas penutupan lahan dengan luas masing-masing kelas penutupan lahan menghasilkan nilai karbon sebesar 8,027.30 Ton, sedangkan pendekatan yang berdasarkan korelasi biomassa dengan NDVI menghasilkan nilai karbon
sebesar 28,413.88 Ton. Hal ini disebabkan, pada penghitungan berdasarkan rata-rata kandungan karbon pada tiap kelas penutupan lahan dengan luas masing-masing kelas penutupan lahan, biomassa yang digunakan adalah rata-rata kandungan biomassa pada plot sampel. Hal ini tidak terjadi pada penghitungkan karbon yang menggunakan pendekatan NDVI.

Biomassa dan Potensi Karbon berdasarkan rata-rata kandungan karbon pada tiap kelas penutupan lahan dengan luas masing-masing kelas penutupan lahan yang terdapat di Kawasan Kelola SHK Lestari di WAR dan Kawasan Kelola Masyarakat di Desa Pekandangan, Way Seputih adalah 16.054,60 Ton untuk biomassa dan 8.027,30 Ton untuk karbon.

Nilai Biomassa dan Potensi Karbon Berdasarkan Hasil Korelasi antara Biomassa dengan NDVI yang terdapat di Kawasan Kelola SHK Lestari di WAR dan Kawasan Kelola Masyarakat di Desa Pekandangan, Way Seputih adalah 56,827.76 Ton untuk biomassa dan 28,413.8 Ton untuk karbon.

Terdapat perbedaan yang besar pada penghitungan karbon yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan berdasarkan rata-rata kandungan karbon pada tiap kelas penutupan lahan dengan luas masing-masing kelas penutupan lahan dan pendekatan yang menggunakan korelasi antara biomassa dengan NDVI. Penghitungan dengan menggunakan korelasi biomassa dengan NDVI menghasilkan nilai yang lebih besar.

'' ) ); ?>


Download File

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>