Pengabaian Kelestarian Hutan Alam dan Gambut, serta Faktor Pemicu Konflik Lahan yang Berkelanjutan

Studi Kasus Ekspansi Industri Pulp and Paper di Provinsi Sumatera Selatan, Riau dan Jambi

Hingga tahun 2013, pembangunan Hutan Tanaman Industri (HTI) atau Izin Usaha Pemanfaatan
Hasil Hutan Kayu pada Hutan Tanaman (IUPHHK-HT), telah menghabiskan sekitar 10 juta ha
daratan Indonesia. Peningkatan yang signifikan bila dibandingkan dengan 1,13 juta ha pada
tahun 1995. Dalam waktu kurang dari 20 tahun tersebut, dari 9 unit HTI bertambah menjadi
252 unit. Perubahan ini dapat dimaknai secara positif apabila melihat kembali konsep dan
tujuan pembangunan HTI.

Selain diarahkan untuk memperbaiki lahan-lahan yang telah terbuka dan rusak, hutan tanaman
juga didorong untuk menggantikan peran hutan alam sebagai penyedia bahan baku bagi
industri kayu, terutama bagi kilang-kilang pulp and paper. Meskipun hingga saat ini, pasokan
bahan baku bagi industri pulp and paper masih juga bergantung pada kayu dari hutan alam.
Praktik ini menguatkan anggapan betapa lambatnya perkembangan pembangunan hutan
tanaman, dilihat dari rendahnya tingkat produksi dan realisasi penanaman yang kecil sekali bila
dibandingkan dengan luas HTI.

'' ) ); ?>


Download File

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>