Nasib Pulau-Pulau Kecil Di Tanah Air

INTIP HUTAN Edisi September – Desember 2015

Artikel 3

Oleh : Andi Chairil Ichsan (Pengajar Fakultas Kehutanan, Universitas Mataram)

Julukan sebagai Negara seribu pulau memang sangat pantas untuk disematkan kepada negeri yang bernama Indonesia. betapa tidak, menurut data dari berbagai sumber, jumlah pulau di indonesia saat ini sebanyak 13.466 pulau yang sebelumnya di klaim mencapai 17.508. 7.870 telah memiliki nama, sementara sisanya pulau tanpa nama.

Intip_hutan_sep-des_2015_Artikel3_gmb2Sebagai bagian dari ekosistem kepulauan, maka sudah tentu pulau-pulau di Indonesia termasuk pulau kecil memiliki peran, posisi serta potensi yang sangat strategis untuk menjamin keberlanjutan pembangunan Indonesia sebagai bangsa yang utuh dan berdaulat. Selama ini, kontribusi yang sangat tinggi telah diberikan daerah-daerah kepulauan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan stabilitas keamanan bangsa, baik dari sektor pariwisata, industri bahari, pertambangan, jasa lingkungan, energi dan pertahanan. Dengan perkiraan potensi kekayaan mencapai US$ 60.578.651.400/tahun yang bersumber dari sektor perikanan, wisata bahari, minyak bumi dan transportasi laut. Semestinya seluruh warga kepulauan saat ini sudah memiliki tingkat kesejahteraan yang tinggi.

Namun demikian, kontribusi yang besar tidak sebanding dengan bentuk perhatian pemerintah yang diberikan kepada warga di wilayah pulau-pulau kecil. persoalan yang kompleks dan dinamis saat ini masih terus membelenggu masyarakat kepulauan, beberapa diantaranya yaiu :

1. Belum Adanya Definisi Operasional yang Mampu Mengakomodir Keberadaan Pulau-Pulau Kecil Secara Utuh
UU No 27 Tahun 2007 tentang pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil telah mendefinisikan bahwa pulau-pulau kecil adalah pulau dengan luas lebih kecil atau sama dengan 2.000 km2 (dua ribu kilometer persegi) beserta kesatuan ekosistemnya. Definisi tersebut masih memiliki banyak celah dan cenderung melihat pada biofisiknya saja, sehingga belum mampu mengakomodir berbagai kepentingan yang termuat didalamnya, baik dari aspek geopolitik, ekonomi, landskap dan sosial budayanya. Sehingga tidak jarang di lapangan masih sering terjadi perdebatan, multitafsir dan asimetris informasi terkait pulau-pulau kecil. Dan yang lebih memprihatinkan yaitu perbedaan cara pandang tersebut ikut mempengaruhi intervensi yang diberikan pemerintah dan lembaga terkait lainnya kepada warga kepulauan. Baik intervensi ekonomi, pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia serta kolaborasi dalam mendorong pembangunan bagi warga kepulauan.

2. Keterbatasan Data dan Informasi tentang Pulau-Pulau Kecil
Ketersediaan data yang komprehensif dan akurat sepertinya masih belum menjadi prioritas utama bagi pihak-pihak yang bertanggung jawab terhadap pembangunan warga kepulauan. Bagaimana tidak, sampai saat ini belum ada satupun portal informasi yang menyediakan informasi lengkap tentang kondisi pulau-pulau kecil di Indonesia (geobiofisik, ekologi, landskap, soisal, politik, ekonomi dan budayanya), disisi lain masih banyaknya pulau-pulau yang belum teridentifikasi juga membuktikan bahwa perhatian setengah hati masih terus diterapkan untuk pulau-pulau kecil dan warga yang bermukim didalamnya. Jika terus dibiarkan tentu akan sangat menghambat proses perencanaan dan pembangunan pulau-pulau kecil di Indonesia yang notabene bersumber dari infoomasi yang lengkap dan akurat.



Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>