Kontribusi Pengelolaan Hutan Terhadap PAD Sulteng dlm OTODA

Intip Hutan Mei-Juli 2003

Hutandi Daerah Sulawesi Tengah merupakan sumber daya yang sangat penting karena melingkupi sebagian basar wilayah Sulawesi Tengah. Hutan dengan fungsinya yang beragam baik dari segi ekonomi maupun dari segi lingkungan memiliki peran yang sangat penting dalam proses pembangunan. Sejalan dengan digulirkannya Otonomi Daerah (OTDA) yang memberikan wewenang kepada daerah untuk mengurus rumah tangga sendiri dan bagi sektor kehutanan tentunya memberikan dampak tersendiri karena di satu sisi hutan sebagai modal daerah harus dimanfaatkan dalam menopang pendapatan asli daerah (PAD) dan di sisi lain upaya untuk melestarikan dan mempertahankan kondisi serta fungsi hutan akan semakin mendapat tekanan dari berbagai ancaman dan gangguan yang mengarah pada pengrusakan hutan (deforestasi).

Dalam amanah reformasi, pembangunan kehutanan yang berkelanjutan dan berkeadilan tidak mungkin tercapai apabila paradigma kehutanan yang lama masih dijadikan acuan. Paradigma kehutanan yang lama tersebut adalah pengusahaan hutan hanya memberikan keuntungan yang besar bagi pengusaha, tidak dapat mengangkat ekonomi masyarakat dan daerah serta memiliki dampak lingkungan yang tinggi. Oleh karena itu diperlukan perubahan paradigma secara mendasar yaitu pergeseran orientasi dari pengelolaan kayu (timber management) menjadi pengelolaan sumber daya (resources based management) pengelolaan sentralistik menjadi desentralistik, serta pengelolaan hutan di masa depan lebih mempertimbangkan keseimbangan antara aspek ekonomi, ekologi dan sosial masyarakat dalam pembangunan yang berkelanjutan (Sustainable).

Adanya paradigma baru dalam pengelolaan hutan diharapkan dapat menjaga dan mempertahankan kelestarian hutan dan tentunya dapat memberikan kontribusi yang besar bagi pemerintah khususnya perolehan sumber PAD. Memasuki awal milenium ketiga yang ditandai era globalisasi, perluasan hutan produksi dari hutan alam merupakan konsekuensi logis dari aspek ekonomi, pengusahaan hutan, yang merupakan salah satu sumber PAD. Kebutuhan akan berbagai hasil hutan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga domestik seperti, pembuatan rumah, meubel dan peralatan rumah tangga lainnya juga merupakan penyebab tingginya permintaan akan hasil hutan tersebut.

Unduh tulisan selengkapnya: Kontribusi Pengelolaan Hutan Terhadap PAD Sulteng

'' ) ); ?>


Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>