Hutan Indonesia yang Terus Tergerus

Semua sumberdaya alam yang dikuasai negara, yaitu hutan, laut, maupun sumber-sumber perairan lainnya, terus mengalami degradasi dengan pola yang sama, yaitu disebabkan oleh lemahnya kapasitas pemerintah dalam mengatur dan memanfaatkan sumberdaya alam tersebut. Kualitas dan kuantitas sumberdaya hutan (SDH) di Indonesia terus mengalami kemerosotan dari tahun ke tahun. Kelemahan untuk menyediakan informasi mengenai kondisi sumberdaya hutan, seringkali menimbulkan perdebatan. Besarnya degradasi hutan, tingginya laju deforestasi maupun kondisi aktual hutan alam tersisa, merupakan informasi yang susah diperoleh.

Pada konteks tata kelola hutan, ketersediaan data dan informasi kehutanan yang akurat adalah salah satu faktor yang sangat penting. Data dan informasi tidak hanya dibutuhkan oleh pemangku kebijakan untuk melaksanakan tahapan pengambilan keputusan dalam pengelolaan hutan secara benar tetapi juga sebagai penghubung bagi kepentingan masyarakat dan publik luas dalam melakukan fungsi kontrol dan pengawasan. Kelemahan ini mengakibatkan kebijakan pengelolaan SDH yang dihasilkan, tidak menjawab kebutuhan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan di tingkat tapak.

Kelemahan implementasi tata kelola hutan yang dijalankan pemerintah, secara tidak langsung telah menyediakan ruang terjadinya praktik-praktik yang korup. Sistem hukum, politik dan ekonomi yang korup dan tidak transparan, yang menganggap sumberdaya hutan sebagai sumber pendapatan dan keuntungan semata, telah memberikan kontribusi besar terhadap kerusakan hutan Indonesia.7 Berbagai celah akibat lemahnya peran dan kapasitas pemerintah dalam menjalankan fungsi pengawasan menjadi insentif tersendiri bagi oknum pelaku kehutanan yang nakal untuk mengeksploitasi sumberdaya hutan secara destruktif

'' ) ); ?>


Download File

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>