[/Ngaso] DONGENG CILIWUNG

“Dulu tiap hari suka liat orang berbondong-bondong ke sungai (Ciliwung) bawa ember. Ambil air buat masak, buat kebutuhan.” ujar Sutisna Rey. Tapi itu semua serasa hanya dongeng belaka bila melihat Sungai Ciliwung kini. Sebenarnya kenapa wajah Ciliwung bisa berubah dan membuat orang-orang yang tadinya hidup menghadap sungai, sekarang memilih membelakanginya? Kami mengundang kawan2 untuk Ngaso, Jumat, 6 Oktober, jam 2 siang di Markas FWI (Jalan Sempur Kaler nomor 62). Untuk menceritakan kembali tentang Ciliwung dari hulu ke hilir. Kami tunggu dongeng Ciliwung-mu~ ????

“Penghuni Sungai Ciliwung”

Sekarang, manusia hidup dengan membelakangi sungai. Daerah aliran sungai selalu dijadikan pemandangan belakang rumah. Karena kini anggapan bahwa sungai sebagai tempat pembuangan limbah sudah lazim. Sampah dapur, sampah kebun, bahkan sampah-sampah yang tidak bisa diuraikan, dibuang ke sungai. Karena manusia menganggap begitu sampah dibuang ke sungai, urusan selesai, sampah yang jadi masalah sudah hilang. Tapi, tahukah Sobat kalau sampah jadi satu di antara banyak sumber masalah di sungai. Sampah yang menyebabkan banjir, penyempitan aliran sungai, bahkan, punahnya ikan lokal. Yap, ikan lokal. Tiap daerah punya jenis ikan yang berbeda. Jangan kira sepanjang Sungai Ciliwung jenis ikannya sama. Tiap mengaliri daerah yang berbeda, jenis ikannya berbeda. Khusus aliran Sungai Ciliwung di … Continue reading →

Nafiri Nusantara

Bagaimana jadinya bila pertanian dan kehutanan dapat berkolabirasi menjadi sebuah harmoni hijau?   Kamis 2 Juni 2016 18.59 – 22.00 Plaza Soekarno Fakultas Pertanian IPB   GRATIS 200 “Potret keadaan hutan indonesia 2009 – 2013” , T-Shirt, dan merchandise. +62 822-3287-0741 (Gondes) +62 896-748-8893 (Rendra)   @nafiri.nusantara @pemantauhutan   Persembahan