Mempertanyakan Kinerja Keterbukaan Informasi Kementerian Agraria dan Tata Ruang

Jumat (03/06/16), sidang ajudikasi nonlitigasi antara Forest Watch Indonesia (FWI) sebagai Pemohon dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang (KemenATR/BPN) sebagai Termohon berjalan setimpang. Sepanjang persidangan yang berlangsung 2 jam, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) KemenATR/BPN dicecar berbagai macam pertanyaan oleh majelis komisioner. Pertanyaan majelis komisioner beragam, dari mulai ketidakhadiran KemenATR/BPN dalam beberapa kali persidangan dan mediasi, kejelasan status dokumen, hingga keberadaan dokumen yang diminta FWI. Sudah sejak Desember 2015, FWI mendaftarkan penyelesaian sengketa informasi kepada Komisi Informasi Pusat. Hal ini berkenaan dengan tidak ditanggapinya permohonan informasi terkait dokumen Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan kelapa sawit oleh KemenATR/BPN (baca: http://fwi.or.id/publikasi/kementerian-agraria-dan-tata-ruang-belum-sepenuhnya-mematuhi-undang-undang-keterbukaan-informasi-publik/ ). Ini adalah kali keenam dari diselenggarakannya sidang penyelesaian sengketa … Continue reading →

Peningkatan Kapasitas CSO dalam Pemantauan dan Advokasi Pengurangan Deforestasi di Indonesia

Indonesia memiliki hutan topis terluas di dunia dan memiliki kekayaan sumberdaya hutan serta keanekaragaman hayati yang tinggi. Selama ini kekayaan dan keanekaragaman hutan tropis tersebut telah dimanfaatkan secara langsung maupun tidak langsung untuk memenuhi berbagai kebutuhan manusia, masyarakat, dan negara Indonesia. Pemanfaatan hutan Indonesia khususnya untuk memenuhi kebutuhan pasar telah berdampak pada berkurangnya luas tutupan hutan (deforestasi). Hasil analisis FWI, pada tahun 2009-2013, laju deforestasi rata-rata adalah 1,13 juta hektare pertahun. Laju deforestasi yang tinggi ini berdampak pada peningkatan em isi gas rumah kaca, kerawanan bencana, hilangnya satwa dan habitatnya, dan konflik antara pemangku kepentingan. Kehilangan tutupan hutan alam terjadi pada fungsi kawasan hutan, wilayah konsesi, lahan gambut, dan dalam … Continue reading →

Nafiri Nusantara

Bagaimana jadinya bila pertanian dan kehutanan dapat berkolabirasi menjadi sebuah harmoni hijau?   Kamis 2 Juni 2016 18.59 – 22.00 Plaza Soekarno Fakultas Pertanian IPB   GRATIS 200 “Potret keadaan hutan indonesia 2009 – 2013” , T-Shirt, dan merchandise. +62 822-3287-0741 (Gondes) +62 896-748-8893 (Rendra)   @nafiri.nusantara @pemantauhutan   Persembahan  

Suksesi Ekologi di Krakatau

Beliau adalah Tukirin Partomihardjo, profesor botani dari LIPI yang telah mendedikasikan setengah perjalanan hidupnya untuk meneliti perkembangan suksesi di kepulauan krakatau (rakata, sertung, panjang dan anak krakatau). Suatu kesempatan yang tidak bisa ditolak bisa ikut bersama rombongan Prof Tukirin, satu-satunya ahli suksesi ekologi Indonesia yang telah melakukan penelitian suksesi ekologi di Kepulauan Krakatau sejak tahun 1981. Empat hari saya habiskan untuk mengikuti kegiatan beliau di Pulau Anak Krakatau dan Pulau Rakata. Meski usianya sudah 64 tahun serta perawakan yang kurus dengan tinggi sekitar 160 cm, beliau masih sangat tangguh untuk mendaki puncak gunung anak krakatau dan juga menyusuri lebatnya hutan di Pulau Rakata. Bahkan saya sangat kesulitan untuk mengikuti sigap … Continue reading →