Perubahan Hari Ini, Untuk Yang Akan Datang

Ada yang menarik di Pampanga Filipina pada 22 hingga 26 Februari 2016. Kawasan eks pangkalan militer AS sewaktu Pemerintahan Presiden Ferdinant Marcos itu dipenuhi seribu pengunjung se-Asia Pasifik. Satu diantaranya adalah saya yang sengaja datang untuk menghadiri Asia Pacific Forestry Week (APFW) 2016. APFW merupakan pekan kehutanan empat tahunan yang diselenggarakan untuk membahas kondisi dan isu kehutanan terkini di regional Asia Pasifik. Tahun ini, APFW mengangkat isu strategi penanggulangan perubahan iklim global yang sekaligus merespon hasil pertemuan COP 21 di Paris Desember lalu. Diselenggarakan oleh FAO, Komisi Asia Pasifik, dan Departemen Lingkungan Hidup dan Sumberdaya Alam Filipina yang bekerjasama dengan banyak jaringan NGO Internasional, peneliti/akademisi hingga organisasi masyarakat, APFW tahun … Continue reading →

7 Fakta Menarik tentang Kepulauan Aru

Jargaria atau Jarjuir adalah sebutan lokal untuk wilayah Kepulauan Aru. Wilayah ini memang tidak setenar nama lokasi-lokasi lain di Indonesia. Wilayah Kepulauan yang terletak di Timur Indonesia ini beberapa tahun terakhir sontak menjadi terkenal. Ketenarannya tidak hanya di Indonesia, bahkan sampai ke dunia Internasional. Terkenalnya Kepulauan Aru tidak lain karena adanya gerakan Masyarakat yang luar biasa. Gerakan masyarakat Aru yang menolak rencana penghancuran hutan alam di wilayah tersebut sontak membuat banyak kalangan bersimpati dan turut memberikan dukungan untuk masyarakat Kepulauan Aru. Berikut ini adalah tujuh fakta menarik yang perlu diketahui tentang Kepulauan Aru. 1. Gugusan Kepulauan Yang Terdiri dari Pulau-Pulau Kecil Banyak orang tidak menyadari bahwa wilayah Kepulauan Aru merupakan … Continue reading →

Pemantau Hutan Papua

Hingga tahun 2013, Pulau Papua masih memiliki hutan seluas 29,4 juta hektar atau 35% dari total 82 juta ha luas hutan alam di Indonesia (FWI 2014). Gencarnya rencana pemerintah dalam pembangunan infrastruktur di Papua berimplikasi dengan semakin tingginya peluang terjadinya deforestasi di pulau tersebut. Menyadari hal ini, FWI bersama Jaringan Pemantau Independen Kehutan (JPIK) dan Jaringan Kerja Pemetaan Partisipatif (JKPP) bekerja sama dengan NGO lokal Papua Belantara, mengadakan acara pelatihan pemantauan hutan Papua. Acara yang mengundang kader muda Masyarakat Adat Papua, memberikan pelatihan agar masyarakat dapat menjadi Pemantau Hutan. Pelatihan yang berlangsung dari tanggal 2-4 Februari 2016, diikuti oleh masyarakat adat dari Kota Sorong, Sorong Selatan, Kabupaten Sorong, Maybrat, Tambrauw … Continue reading →

Menjaga Tanah Pala

Sawit Banyak orang yang melawan sawit. Mengatakan sawit merusak lingkungan, mengampanyekan untuk memblokir sawit, mengatakan sawit itu buruk. Tapi ketika saya melakukan hal itu juga, kadang saya bertanya-tanya pada diri saya sendiri. Apakah saya masih memakai minyak dari sawit untuk memasak capcay hari ini? Apakah saya masih jajan gorengan di pinggir jalan yang digoreng dengan minyak sawit? Apakah saya masih menikmati roti bakar yang dilapisi mentega dari sawit? Ataukah saya masih memakai lipstik yang mengandung minyak sawit? Dan masih banyak lagi berderet pertanyaan lain yang menghantui pikiran saya, ketika mengetahui, kemana saja minyak sawit yang katanya merusak lingkungan itu merasuki hidup kita sehari-hari? Lewat makanan, ya. Lewat kosmetik dan produk … Continue reading →