“Penghuni Sungai Ciliwung”

Sekarang, manusia hidup dengan membelakangi sungai. Daerah aliran sungai selalu dijadikan pemandangan belakang rumah. Karena kini anggapan bahwa sungai sebagai tempat pembuangan limbah sudah lazim. Sampah dapur, sampah kebun, bahkan sampah-sampah yang tidak bisa diuraikan, dibuang ke sungai. Karena manusia … Continue reading →

Dari Segala Penjuru Mengalir ke Tobelo: Air Kami, Hidup Kami

Kongres AMAN ke-4 diawali dengan Ritual Air Nusantara. Masyarakat adat dari berbagai wilayah Nusantara membawa air yang diambil dari sumber air keramat di wilayah adat masing-masing, kemudian dikucurkan menjadi  satu di Bumi Hibualamo, Tobelo. Ritual ini menandakan bahwa air -sebagai … Continue reading →