Ekspansi Kelapa Sawit di Pulau Kalimantan

INTIP HUTAN Edisi Desember 2015, Tulisan ke-2 NAWA CITA atau agenda prioritas kabinet kerja mengarahkan pembangunan pertanian ke depan untuk mewujudkan kedaulatan pangan, yaitu mencakup: (1) mencukupi kebutuhan pangan dari produksi dalam negeri, (2) mengatur kebijakan pangan secara mandiri, serta (3) melindungi dan menyejahterakan petani sebagai pelaku utama usaha pertanian pangan. Rencana Strategis Kementerian Pertanian 2015-2019 tahap-3, sektor pertanian masih diutamakan dalam pembangunan ekonomi nasional. Pada RPJM tahap-3 subsektor perkebunan berpotensi besar dalam menyumbang Produk Domestik Bruto (PDB). Dalam kurun 4 tahun (2010-2014) terjadi peningkatan sumbangan subsektor perkebunan terhadap PDB sebesar 78,7%. Dari 2,11 persen atau urutan ketiga di sektor pertanian menjadi 3,77 persen di urutan pertama (BPS, 2014). Secara … Continue reading →

Mainstreaming Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Dalam Perbaikan Tata Kelola Hutan Indonesia

Perbaikan Tata Kelola Melalui Pengelolaan Hutan di Tingkat Tapak Potret hutan Indonesia saat ini merupakan cermin tata kelola hutan yang kurang baik. Hal ini terlihat dari tingginya tingkat deforestasi akibat konversi hutan melalui proses-proses ektraksi kayu dan juga alih fungsi penggunaan lahan untuk budidaya kehutanan dan non kehutanan. Forest Watch Indonesia mencatat selama kurun waktu 2009 – 2013 laju kehilangan hutan alam di Indonesia mencapai 1,13 juta hektare per tahun. Selain itu, konflik lahan di kawasan hutan juga terjadi. Kementerian Kehutanan (2013) memperkirakan seluas 17,6 juta Ha – 24,4 juta Ha wilayah kawasan hutan terjadi kon?ik. Permasalahan kehutanan yang timbul akibat kegiatan konversi dan alih fungsi, penurunan kinerja usaha kehutanan, … Continue reading →

Hutan Sumber Air, Hutan Sumber Hidup, Hutan Milik Warga

“INTIP HUTAN” edisi Desember 2015 “Hutan sumber air, hutan sumber hidup, hutan milik warga”. Hutan adalah sumberdaya alam yang selama ini menyediakan sumber air bagi kehidupan manusia. Fungsi hutan tersebut erat kaitannya dengan sumberdaya alam yang mampu menjadi sumber kehidupan manusia. Dengan urgensi tersebut, sudah sepatutnya pengelolaan hutan di Indonesia bertujuan untuk kemakmuran, kesejahteraan dan keselamatan warga. Hutan Indonesia di-claim sebagai paru-paru dunia yang mampu menyuplai oksigen sebagai syarat kehidupan. Pada tahun 2013, Indonesia masih memiliki 82 juta Ha hutan alam yang tersebar di Nusantara. Keberadaan hutan alam tersebut tidak pernah lepas dari ancaman deforestasi yang saat ini masih terjadi. Dengan segala macam permasalahannya, Indonesia kini kehilangan hutan dengan laju … Continue reading →

Selamatkan Hutan Alam di Pulau-Pulau Kecil

INTIP HUTAN Edisi September – Desember 2015 “Nenek moyang kita adalah seorang pelaut”. Semboyan yang sejak dahulu sudah ada dan tertancap di benak kita bahwa laut adalah wilayah yang paling luas di bumi pertiwi Indonesia. Mereka berjuang melawan gelombang laut demi memajukan bangsa. Berlindung dari badai dan gelombang di balik pulau-pulau kecil yang ada di lautan nusantara. Mereka menjadikan pulau-pulau kecil sebagai tempat persinggahan untuk beristirahat, mencari makan, mencari air, dan bahkan bercocok tanam. Tidak jarang kita menemukan benda-benda peninggalan nenek moyang kita di pulau-pulau kecil. Mulai dari benda pra sejarah, makam tua, benteng, dan masih banyak lagi bukti-bukti yang menunjukkan bahwa kita sangat membutuhkan keberadaan pulau-pulau kecil di Nusantara … Continue reading →

Liputan Khusus : Dokumen Kehutanan Kembali Diputus Terbuka

INTIP HUTAN Edisi September – Desember 2015 Artikel 10 Oleh: Forest Watch Indonesia Forest Watch Indonesia (FWI) menang dalam gugatan atas terbukanya dokumen-dokumen kehutanan. Keputusan tersebut dibacakan oleh Hakim Ketua dalam sidang putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta antara pihak penggugat yaitu Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dengan FWI sebagai pihak tergugat. Ini menjadi putusan yang kedua bagi KLHK untuk segera menyerahkan informasi yang dimohonkan FWI. Siang itu (26/8), sidang sengketa informasi digelar di Gedung PTUN, Jakarta Timur. Hari itu menjadi hari yang bersejarah bagi para masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak, pada hari itulah Hakim Ketua Febru Wartati memutuskan untuk menguatkan amar putusan Komisi Informasi Pusat (KIP) yang telah … Continue reading →