Membebaskan Perempuan, Melestarikan Bumi

Intip Hutan Edisi September 2016 Oleh: Amalya R.O. (FWI) “Karena lelaki adalah laut adalah perahu, yang melindungi pulau. Sedang perempuan adalah gunung, yang membenahi pulau.” (Nukila Amal) Dua penggal kalimat yang dicuplik dari novel Nukila Amal—Cala Ibi—, bila ditafsir, sepertinya … Continue reading →

Hutan, Masyarakat Kota, dan Alam Bawah Sadar

Intip Hutan Edisi September 2016 Oleh: Ardy Kresna Crenata¹ Bagi orang-orang yang tinggal di kota dan nyaris tak bersentuhan dengan hutan dalam kesehariannya, apa makna hutan? Kota menghadirkan kemajuan, yang termanifestasikan dalam teknologi dan kecepatan—yang mungkin mengingatkan kita pada futurismo … Continue reading →