Monitoring Tumpang Tindih Pengelolaan Sumberdaya Hutan di Areal Rencana Demonstrasi REDD

Intip Hutan-Mei 2010 Forest Watch Indonesia bersama HuMA dan JKPP melakukan kerjasama untuk memberikan dukungan kepada masyarakat melalui penyajian dan analisis tumpang tindih pemanfaatan hutan dan monitoring sistem tenure dalam demonstrasi REDD. Analisis tenure ini juga dijadikan sebagai monitoring proses implementasi model REDD yang lagi berkembang di Indonesia berkaitan dengan hak-hak masyarakat, terutama hak-hak atas tanah/lahan. Penyajian dan analisis tumpang tindih pemanfaatan dan pengelolaan sumberdaya hutan untuk memberikan informasi yang berimbang dengan berbagai inisiatif yang berkembang saat ini dalam mendukung proses-proses negosiasi pada tingkat masyarakat adat/lokal. Pengembangan analisis data dan tumpang tindih kawasan hutan sebagai awal model analisis untuk memahami konflik tenure di site-site yang menjadi areal demonstasi REDD. Hal … Continue reading →

Inisiasi Kebijakan REDD di Indonesia; Menunggu Asa atau Masalah

Intip Hutan-Mei 2010 Oleh : Putra Agung Kebijakan perubahan deforestasi iklim global mengidentifikasikan bahwa deforestasi dan degradasi hutan sebagai salah satu sumber utama gas rumah kaca. Emisi karbon dari perubahan tata guna lahan diperkirakan sebesar seperlima dari total emisi global dunia saat ini. Oleh karena banyak pihak yang menganggap bahwa dengan menjaga tutupan hutan yang masih ada adalah suatu pilihan untuk mitigasi perubahan iklim. Anggapan tersebut melahirkan suatu skema mitigasi perubahan iklim yang menjadikan sektor kehutanan sebagai pemain utama dengan lahirnya skema REDD (Reducing Emission from deforestation and Forest Degradation). Saat ini REDD dianggap sebagai komponen penting untuk perlindungan global terhadap perubahan iklim yang nantinya pada tahun 2012 akan menggantikan … Continue reading →

Intip Hutan Desember2006 – Januari 2007

Intip Hutan Edisi Desember 2006 – Januari 2007. Daftar tulisan pada edisi ini adalah: 1. Commnunity Logging, Kelembagaan dalam Pengelolaan Hutan Berbasis Komunitas, oleh Hayu Wibawa 2. Masalah Kelembagaan, bagi Upaya Perluasan Ruang Hidup Masyarakat LOkal dalam Pengelolaan Hutan, oleh Hariady Kartodihardjo 3. Koperasi, Pilar Perekonomian Masyarakat, oleh Abdul Rahman 4. Perjalanan Panjang Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat di Indonesia, oleh Yuyun Indradi 5. Menginisiasi Community Logging, dalam Upaya Memberikan Ruang bagi Inisiatif Masyarakat, 6. Satu Lagi, Hutan Rakyat Mendapatkan Sertifikat Ekolabel, oleh Rina Agustine 7. Seputar Pengelolaan Hutan oleh Masyarakat 8. Berbasis Masyarakat vs Konses HPH/HTI, mana yang lebih unggul? Untuk mendapatkan informasi Intip Hutan edisi ini, silahkan unduh file-file … Continue reading →

Intip Hutan Juli-Agustus 2006

Community Logging, Model Pengelolaan Hutan Alernatif Community Logging, Solusi Terbaik Penanggulangan Pembalakan Liar dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat Kayu Baik, Untuk Bisnis Baik Community Logging, dan Utopi Kelestarian Hutan Sebuah Refleksi, Kinerja Departemen Kehutanan bagi Penyelesaian Sengketa Kehutanan Silverius “Onte” Oscar Unggul, di Balik Sertifikasi Hutan Konawe Selatan (bahan tidak ada) Karet di Pinggiran Hutan Alam Sungai Utik, dan Harapan Atas Kehidupan Lebih Baik (bahan tidak ada) Seputar Pengelolaan Hutan oleh Masyarakat (bahan tidak ada) Hutan Adat, Jantung Kehidupan Masyarakat Adat

Intip Hutan Januari-Februari 2006

Daftar Isi: Selayang Pandang, The State of the Forest Report Indonesia Potret Pengelolaan Hutan Adat di Sungai Utik, Kapuas Hul Aksi Pencucian Uang Para Bandar Kayu Jalan Panjang Menuju Standar Legalitas Hasil Hutan Perpustakaan Forest Watch Indonesia, Saatnya Mengenal Kami Sistim Informasi Geografis, untuk Analisa Tutupan Hutan Papua Terkini Forest Watch Indonesia Bogor