MARI MENULIS DI INTIPHUTAN [Edisi September 2018]

  Ketentuan Tulisan yang Dikirim: 1. Email dikirim dengan subjek: Intip Hutan_Jenis tulisan_Judul Tulisan. Contoh: Intip Hutan_Opini_Masihkah Penting Menjadi Relawan Lingkungan? 2. Untuk memudahkan proses sortir, tulisan yang dikirim diharapkan memenuhi ketentuan format: Kertas A4, font Calibri Light, Ukuran 11, spasi 1.5, maksimal 4 halaman. 3. Biodata lengkap penulis dilampirkan di halaman terakhir tulisan. Berupa nama lengkap, alamat lengkap, alamat surel, nomor handphone, komunitas/organisasi/instansi dimana penulis berkecimpung & foto diri terbaru 4. Tulusan ditunggu paling lambat 10 September 2018 5. Pengumuman pemuatan tulisan akan disampaikan melalui email, satu minggu setelah batas penerimaan tulisan 6. Penulis yang beruntung tulisannya dimuat, akan mendapatkan Intip Hutan Edisi “Forest Warrior” dalam bentuk cetak & … Continue reading →

INTIP HUTAN – “HUTAN UNTUK AIR”

Salam Redaksi Hutan Untuk Air. Hutan, sebagai sumber kehidupan untuk manusia yang tinggal di sekitar hutan tidak hanya sebagai penyedia makanan dari hewan buruan, sayur-sayuran dari tanaman hutan, serta obat dari tanaman hutan. Tapi hutan, keberadaannya juga sebagai manajemen atau pengatur tata air.  Hutan, keberadaan dan kelestariannya berkelindan erat dengan ketersediaan air. Intip Hutan edisi ini menawarkan cerita-cerita dari nusantara, tentang hubungan manusia, hutan dan air. Misalnya cerita tentang Suku Duano di Indragiri Hilir, Riau, yang hidup dekat dengan alam dan merupakan nelayan tangguh, namun sedang khawatir dengan keberadaan perkebunan sawit yang limbahnya mencemari hutan mangrove mereka. Di sekitara mangrove merupakan tempat berkembang biak ikan, yang secara tidak langsung, pencemaran … Continue reading →

Peran Penting Gambut dalam mengurangi Laju Perubahan Iklim

Oleh Pardi Pay GAMBUT? Mungkin terasa asing mendengar istilah itu. Kita lebih familiar dengan ekosistem hutan, sungai, laut dibandingkan dengan gambut. Namun tahukah kamu, bahwa gambut memiliki peranan yang sangat penting bagi stabilnya iklim dan kelangsungan hidup di bumi terutama terkait dengan perubahan iklim. Gambut merupakan kumpulan dari sisa pepohonan, lumut, rerumputan dan jasad hewan yang telah membusuk selama ribuan tahun dan berubah menjadi endapan tebal. Gambut biasanya ditemukan di lokasi genangan air. Lahan Gambut merupakan ekosistem yang sangat penting bagi Indonesia dan mendapat perhatian istimewa terkait pengelolaan lingkungan di Indonesia. Berdasarkan data Forest Watch Indonesia, luas lahan gambut di Indonesia sekitar 19,3 juta ha atau lebih dari 10% dari … Continue reading →

INTIP HUTAN 2017

KIRIM KARYAMU! Kami mengundang kawan-kawan untuk ikut berkarya dalam majalah Intip Hutan Edisi Maret 2017. Intip Hutan adalah majalah tiga bulanan Forest Watch Indonesia. Kami percaya, karya adalah proses menuangkan pikiran. Dan ketika kita berpikir, berarti kita ada (Cogito ergo sum-Decartes). Buktikan kalau kalian eksis! KETENTUAN Karya belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apa pun (cetak atau digital). Tema Tulisan untuk INTIP HUTAN Maret : Tanah Untuk Hutan Karya tetap menjadi hak milik kontributor. Kontributor yang karyanya dimuat di Majalah Intip Hutan akan mendapat pemberitahuan dari redaksi. Karya kontributor yang dimuat akan mendapatkan merchandise menarik dan akan dikirim bersama dengan majalah Intip Hutan edisi Maret 2017 Kontributor yang karyanya sudah dimuat … Continue reading →

Merawat “Warisan” yang Tersisa di Tanah Jawa

Intip Hutan Edisi September 2016 Oleh: Via Mardiana Pernah berpikir bagaimana jika suatu hari nanti tinggal beberapa pohon yang tumbuh di bumi ini? Bumi akan panas, gersang, kering. Air akan menjadi barang berharga yang diperebutkan. Mereka yang kaya bisa membeli, mereka yang miskin hanya tinggal menunggu kematian karena dehidrasi. Lalu, bagaimana pula jika suatu hari nanti pohon benar-benar tidak ada di bumi ini? Bagi kita, mungkin tidak akan merasakannya. Tetapi anak cucu kita kelak akan tahu bahwa mereka mempunyai orang tua yang tidak pandai merawat bumi. Mereka akan mengecap kita sebagai generasi yang tidak tahu diri, generasi yang menyisakan warisan kehidupan yang pilu dimana bumi sudah semakin kering dan kehidupan … Continue reading →