Pelatihan Pemetaan Melalui Wahana Tanpa Awak (WTA) Skywalker

Forest Watch Indonesia terus mendorong perbaikan tata kelola hutan dan lahan dalam rangka menyelamatkan tutupan hutan alam yang tersisa. FWI juga turut serta mendorong bentuk-bentuk pengelolaan hutan yang lestari dan mampu mendistribusikan manfaat secara adil kepada seluruh rakyat. Salah satu prinsip utama perbaikan tata kelola adalah keterbukaan informasi, yang menjadi prasyarat bagi prinsip-prinsip lainnya. Dalam konteks ini, keterbukaan informasi publik menjadi penting agar adanya ruang untuk masyarakat/lembaga independen bisa berpartisipasi dalam proses-proses pembangunan kehutanan secara konstruktif. Tidak tersedianya informasi kepada publik menjadi celah terjadinya pelanggaran-pelanggaran. Konflik kehutanan tidak terlepas dari kebijakan dan praktik alokasi lahan kawasan hutan yang tumpang tindih. Sementara pengukuhan kawasan hutan juga masih menyimpan persoalan akibat mengabaikan … Continue reading →