Mandor Kaya, Warga Desa Kecewa

Sebenarnya cerita ini adalah gambaran dari apa yang pernah saya alami dulu. Ketika saya masih tinggal bersama orangtua di sebuah desa di pinggiran hutan jati. Tempat tinggal keluarga kecil kami adalah Desa Gunungsari di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Seperti umumnya desa-desa di Kabupaten Ngawi, desa kami adalah desa yang gersang, terutama saat musim kemarau. Air yang tersedia sangat terbatas, itu pun di sungai yang surut atau sawah. Begitu terbatasnya bahkan warga desa seringkali berceloteh air hanya cukup untuk “minum burung”. Kondisi ini membuat warga desa begitu menghargai ketersediaan air. Saat musim kemarau tiba, para warga bergotong-royong untuk menggali sumur. Kehidupan warga Gunungsari tidak jauh berbeda dengan desa-desa di pinggir hutan … Continue reading →